Densus 88 Dorong Transformasi Eks JI melalui Penguatan Ideologi Moderat

Berita246 Dilihat

Serang – Densus 88 Antiteror Polri melalui Satuan Tugas Wilayah (Satgaswil) Banten mendorong proses transformasi ideologi terhadap mantan anggota Jamaah Islamiyah (JI) melalui program bertajuk “Jalan Menuju Wasathiyah”.

Kegiatan tersebut digelar di Aula Le Dian Hotel & Cottages, Kota Serang, Selasa (29/9/2026), dan diikuti 61 peserta eks JI wilayah Banten.

Program tersebut menjadi forum dialog dan pembelajaran mengenai wawasan kebangsaan, nilai keagamaan moderat, serta upaya membangun kembali keterlibatan peserta dalam kehidupan bermasyarakat. Kegiatan juga melibatkan unsur pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh agama, organisasi keagamaan, serta sejumlah tokoh eks JI dari luar Banten.

Kasatgaswil Banten Densus 88 AT Polri, Kombes Pol Mayndra Eka W., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari roadmap yang disusun bersama Densus 88 dan para eks JI setelah pembubaran organisasi tersebut.

Menurutnya, program tersebut diarahkan untuk mendorong peserta semakin terintegrasi dengan masyarakat serta meningkatkan komitmen kebangsaan.

Densus 88 mencatat program pemberdayaan serupa telah dilaksanakan sebanyak 19 kegiatan di sejumlah wilayah Indonesia dengan dukungan berbagai mitra daerah.

Kakanwil Kemenag Provinsi Banten, Dr. H. Amrullah, mengatakan keberagaman Indonesia perlu dirawat melalui toleransi, sikap saling menghormati dan penguatan persatuan.

Ia juga menekankan pentingnya menempatkan Pancasila sebagai ideologi negara dalam proses transformasi dan kehidupan berbangsa.

Sementara itu, Ps. Kasubdit IV Kamneg Ditintelkam Polda Banten, Kompol Deni Ramdani, menyebut pemahaman mengenai ideologi terorisme dan pola penyebaran narasi kekerasan penting untuk memperkuat upaya pencegahan di masyarakat.

Penguatan nilai Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI juga menjadi bagian dari materi dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan “Jalan Menuju Wasathiyah” menghadirkan sejumlah tokoh eks JI sebagai narasumber, yakni Ustadz Para Wijayanto, Ustadz Muh. Choirul Anam dan Ustadz Zarkasih.

Peserta mendapatkan materi mengenai Rumah Wasathiyah, pemutaran film refleksi satu tahun pembubaran JI, serta sesi diskusi dan pemecahan masalah. Kegiatan juga diisi dengan wawasan kebangsaan, motivasi, tausiyah dan evaluasi melalui kuesioner.

Densus 88 bersama mitra di Banten menyatakan program tersebut diarahkan untuk mendukung proses transformasi secara berkelanjutan melalui dialog, penguatan wawasan kebangsaan, nilai keagamaan moderat dan keterlibatan aktif peserta dalam kehidupan masyarakat.