Batik Tanjung Bumi Tampil di Batik in Motion, Angkat Identitas Budaya Bangkalan

Berita160 Dilihat

Bangkalan – Batik khas Tanjung Bumi, Kabupaten Bangkalan, tampil dalam kegiatan Batik in Motion yang digelar di Hotel Paseban Sena dan kawasan Kantor Pemerintah Kota Probolinggo, Jumat (4/9/2026) malam.

Batik tersebut dikenakan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Bangkalan, Luthfiana Lukman Hakim, dalam kegiatan yang diikuti para ketua Dekranasda kabupaten/kota se-Jawa Timur.

Penampilan batik Tanjung Bumi menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kerajinan khas Bangkalan dalam kegiatan promosi dan pelestarian batik di tingkat Jawa Timur.

Batik Tanjung Bumi yang dikenakan Luthfiana memiliki motif bunga dengan warna kuning keemasan. Motif tersebut disebut memiliki makna filosofis, yakni bunga sebagai simbol keharmonisan, sedangkan warna kuning keemasan dimaknai sebagai kemakmuran.

“Semoga Kabupaten Bangkalan senantiasa diberkahi kemakmuran,” ujar Luthfiana.

Kegiatan Batik in Motion mengusung tema “Tradition in Rhythm, Culture in Movement”. Acara tersebut menjadi ruang untuk memperkenalkan sekaligus mengembangkan batik dan kerajinan khas dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Selain penampilan batik, kegiatan juga dimeriahkan atraksi sekitar 2.500 penari yang membawakan tari line dance secara serentak.

Bagi Bangkalan, tampilnya batik Tanjung Bumi dalam kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkenalkan produk kerajinan lokal kepada masyarakat yang lebih luas.

Batik Tanjung Bumi tidak hanya memiliki nilai seni dan budaya, tetapi juga mempunyai potensi untuk dikembangkan sebagai bagian dari sektor ekonomi kreatif dan kerajinan daerah.

Promosi tersebut diharapkan dapat memperluas pengenalan terhadap batik Tanjung Bumi sekaligus mendorong masyarakat untuk semakin menghargai produk budaya lokal yang memiliki nilai filosofis dan ekonomi.