Hadiri Penutupan Munas-Konbes NU 2026, Prabowo Apresiasi Kontribusi NU

Nasional121 Dilihat

Bangkalan — Presiden Prabowo Subianto menghadiri sekaligus menutup secara resmi Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) 2026 di Institut Agama Islam (IAI) Syaichona Mohammad Cholil, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Selasa (23/6/2026).

Kehadiran Presiden menjadi penutup rangkaian forum strategis NU yang mengusung tema “Menjaga Marwah, Memperkaya Khidmat untuk Kemaslahatan Bangsa.” Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Syubbanul Wathan, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, laporan Ketua Umum PBNU, taujihad Rais Aam PBNU, serta doa bersama.

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) K.H. Yahya Cholil Staquf menyampaikan apresiasi atas kehadiran Presiden Prabowo dalam penutupan forum tersebut. Menurutnya, kehadiran Kepala Negara menjadi kebahagiaan tersendiri bagi keluarga besar NU setelah seluruh agenda Munas dan Konbes berhasil diselesaikan.

Gus Yahya menegaskan komitmen NU untuk terus menjaga dan merawat bangsa serta negara. Ia juga menyampaikan optimisme terhadap masa depan Indonesia sekaligus memohon doa restu untuk pelaksanaan Muktamar ke-35 NU yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus mendatang.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan untuk hadir di tengah keluarga besar Nahdlatul Ulama. Presiden mengaku memiliki kedekatan emosional dengan NU dan selalu merasa nyaman berada di lingkungan organisasi tersebut.

Presiden menilai NU merupakan organisasi keagamaan yang tetap menjunjung tinggi nilai-nilai nasionalisme dan patriotisme. Menurutnya, semangat cinta Tanah Air telah menjadi bagian dari identitas NU sejak lama dan terus terjaga hingga saat ini.

Kepala Negara juga memberikan apresiasi atas kontribusi NU dalam perjalanan bangsa Indonesia. Presiden menyebut NU sebagai salah satu kekuatan penting yang berperan menjaga persatuan, stabilitas, dan keutuhan negara di berbagai situasi.

“NU selalu hadir ketika bangsa menghadapi tantangan. Keluarga besar NU menjadi faktor penting dalam menjaga keamanan dan stabilitas bangsa,” ujar Presiden.

Penutupan Munas dan Konbes NU 2026 ditandai dengan penabuhan kenteng oleh Presiden Prabowo bersama Rais Aam PBNU K.H. Miftachul Akhyar, Ketua MUI K.H. M. Anwar Iskandar, Ketua Umum PBNU K.H. Yahya Cholil Staquf, serta Menteri Sosial Saifullah Yusuf.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua MPR RI Ahmad Muzani, sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, serta jajaran pengurus PBNU.