Hayat Ferdiansah Ajak Peserta Bola Tangkap Bijak Bermedia Sosial

Berita512 Dilihat

Sumenep – Polemik yang sempat muncul terkait beredarnya tangkapan layar percakapan di media sosial dalam ajang Bola Tangkap (Bal Budih) Joko Melleng Event diharapkan menjadi pembelajaran bersama bagi seluruh peserta.

Ketua PBT Setan Alas, Shafik Zayadi Rusli, sebelumnya telah menyampaikan permohonan maaf kepada panitia atas beredarnya unggahan tersebut. Konten yang menjadi persoalan juga telah dihapus dari akun media sosial PBT Setan Alas.

Menanggapi hal itu, Pimpinan MM Djaya Group, Hayat Ferdiansah, selaku sponsor utama Bola Tangkap (Bal Budih) dalam Joko Melleng Event, mengajak seluruh peserta untuk tidak memperpanjang persoalan dan menjadikan kejadian tersebut sebagai pelajaran bersama.

Menurut Hayat, dalam sebuah kompetisi, perbedaan pandangan maupun emosi sesaat merupakan hal yang sangat mungkin terjadi. Namun, yang jauh lebih penting adalah bagaimana semua pihak dapat menyelesaikannya dengan kepala dingin dan tetap menjaga persaudaraan.

“Namanya pertandingan, pasti ada dinamika. Ada yang senang, ada yang kecewa, bahkan terkadang ada kesalahpahaman. Tapi jangan sampai pertandingan membuat kita bermusuhan,” kata Hayat.

Ia juga mengimbau seluruh peserta agar lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial, khususnya ketika menerima informasi, tangkapan layar percakapan, maupun kabar yang belum diketahui kebenarannya.

“Kalau ada persoalan, sebaiknya dikomunikasikan langsung dengan panitia. Jangan terburu-buru menyebarkan sesuatu yang belum jelas, karena bisa menimbulkan salah paham yang lebih besar,” ujarnya.

Hayat menilai, semangat utama dari Joko Melleng Event bukan hanya soal menang dan kalah, tetapi juga membangun kebersamaan melalui olahraga dan hiburan masyarakat.

“Yang kita cari bukan hanya juara. Kita ingin setelah pertandingan selesai, semua tetap bisa bersalaman, tetap berteman dan pulang dengan hati yang baik,” tuturnya.

Ia pun mengapresiasi sikap PBT Setan Alas yang telah menyampaikan permohonan maaf dan menghapus unggahan yang menjadi persoalan.

Hayat berharap seluruh peserta dapat mengambil sisi positif dari kejadian tersebut dan bersama-sama menjaga suasana kompetisi agar tetap aman, nyaman, sportif dan penuh kekeluargaan.

“Untuk semua tim, mari kita jaga bersama Joko Melleng Event ini. Menang kita syukuri, kalah kita terima dengan lapang dada. Kalau ada masalah, mari kita bicarakan baik-baik. Jangan sampai pertandingan yang seharusnya menjadi hiburan dan ajang silaturahmi justru meninggalkan permusuhan,” pungkasnya.