Mahasiswa UINSA Demo Tolak Penetapan Rektor, Aksi Diwarnai Pembakaran

Berita134 Dilihat

Surabaya – Ratusan mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya turun ke jalan, Rabu (16/9/2026). Mereka menolak penetapan Prof Akh Muzakki sebagai rektor.

Aksi digelar di dalam area kampus UINSA. Massa mahasiswa melakukan orasi secara bergantian hingga long march menuju Gedung Rektorat.

Situasi aksi semakin memanas ketika sejumlah mahasiswa menyalakan api sebagai simbol penolakan. Pembakaran tersebut menjadi bagian dari aksi protes massa terhadap penetapan rektor.

Mahasiswa yang tergabung dalam Front Mahasiswa UINSA menilai proses penetapan rektor tidak transparan. Mereka menyampaikan sejumlah tuntutan melalui orasi yang dilakukan secara bergantian.

Salah seorang peserta aksi, Riski, mengatakan mahasiswa juga mengambil sikap untuk tidak mengikuti perkuliahan sebagai bentuk protes.

“Sebagai bentuk protes, sejumlah mahasiswa juga menyatakan menolak mengikuti perkuliahan hingga tuntutan mereka dipenuhi,” ujar Riski.

Hingga Rabu siang, aksi masih berlangsung di depan Gedung Rektor UINSA di Jalan Ahmad Yani, Surabaya. Ratusan mahasiswa menyatakan akan bertahan dan mengepung gedung tersebut hingga tuntutan agar penetapan rektor dibatalkan dipenuhi.

Aksi tersebut menjadi perhatian di lingkungan kampus karena massa mahasiswa tidak hanya menyampaikan aspirasi melalui orasi, tetapi juga melakukan long march dan pembakaran sebagai simbol penolakan.