Terharu Saat Patroli, Bocah Berlari Menghampiri Polisi untuk Minta Tanda Tangan

Berita118 Dilihat

Mojokerto – Momen sederhana yang menghangatkan hati terjadi saat personel Polsek Pacet melaksanakan patroli di wilayah Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Seorang anak kecil tiba-tiba berlari menghampiri anggota polisi untuk meminta tanda tangan di atas selembar kertas putih yang dibawanya.

Peristiwa tersebut menjadi gambaran kedekatan antara polisi dan masyarakat yang tumbuh melalui interaksi sederhana. Kehadiran polisi yang biasanya identik dengan tugas menjaga keamanan, dalam momen itu justru menarik perhatian seorang anak yang tampak antusias ingin berinteraksi langsung.

Kejadian tersebut berlangsung ketika anggota Polsek Pacet sedang menjalankan patroli rutin. Melihat petugas melintas, anak itu secara spontan memanggil dan menghampiri salah satu personel untuk meminta tanda tangan.

Kapolsek Pacet AKP Mohammad Khoirul Umam, S.E., M.H., mengatakan, kejadian tersebut menjadi pengingat bagi jajarannya untuk terus menghadirkan sosok polisi yang ramah, humanis, dan dekat dengan seluruh lapisan masyarakat, termasuk anak-anak.

Menurutnya, kepolisian ingin membangun pandangan bahwa polisi bukan sosok yang harus ditakuti, melainkan figur yang dapat memberikan rasa aman dan menjadi sahabat bagi masyarakat.

“Momen seperti ini adalah pengingat bagi kami bahwa kepolisian harus terus hadir sebagai pengayom yang ramah dan dicintai masyarakat, khususnya anak-anak. Kami ingin mengubah citra bahwa polisi bukan sosok yang menakutkan, melainkan sahabat tempat mereka merasa aman,” ungkap Umam, sebagaimana dikutip dari keterangan resmi Polri.

Ia berharap, interaksi positif antara anggota kepolisian dan masyarakat dapat menumbuhkan kepercayaan sejak usia dini sekaligus menginspirasi generasi muda untuk memiliki cita-cita yang bermanfaat bagi sesama.

Umam juga menyampaikan harapannya agar profesi polisi semakin dikenal anak-anak sebagai pekerjaan yang mengedepankan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan.

“Dengan izin Allah, Bismillah, semoga tugas kami sebagai abdi negara, yaitu polisi, tidak lagi ditakuti oleh anak-anak, tetapi membuat mereka merasa aman. Semoga kelak mereka terinspirasi untuk menjadi seseorang yang mampu melindungi saat dibutuhkan, mengayomi setiap saat, serta melayani dengan baik dan ikhlas demi meraih rida Allah SWT,” tuturnya.

Bagi jajaran Polsek Pacet, peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa membangun kepercayaan masyarakat tidak selalu harus melalui kegiatan besar. Sapaan ramah, perhatian, dan kesediaan meluangkan waktu untuk berinteraksi dapat menjadi bagian penting dalam menciptakan hubungan yang harmonis.

Melalui kegiatan patroli, Polsek Pacet berharap kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga menghadirkan rasa nyaman serta membangun kedekatan dengan generasi muda.