Tingkatkan Kemampuan Berbahasa, KKN Posko 41 Sukses Gelar Kursus Bahasa Arab untuk Siswa MTs dan SMK Anwaruddin

Pendidikan29 Dilihat

Sumenep – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Annuqayah Posko 41 kembali menunjukkan dedikasinya dalam pengembangan mutu akademik di Desa Galis. Kali ini, mereka sukses menyelenggarakan program Kursus Bahasa Arab bagi siswa-siswi di lingkungan Yayasan Annibros 2, Dusun Julung, Kecamatan Gili Genting.

Program pendalaman bahasa asing ini dirancang khusus dan diikuti oleh siswa-siswi peminat dari jenjang MTs dan SMK Anwaruddin. Kegiatan kursus ini dilaksanakan secara rutin satu kali dalam seminggu, yakni setiap hari Selasa, dan telah berjalan sukses sejak 24 Agustus hingga masa pengabdian KKN usai.

Selama program berlangsung, para peserta menunjukkan antusiasme dan perkembangan yang sangat signifikan. Melalui pendampingan yang intensif, para siswa sukses mempelajari dan mempraktikkan berbagai materi penting, mulai dari pengayaan mufrodat (kosakata dasar) hingga muhadatsah (keterampilan percakapan sehari-hari) beserta kaidah kebahasaan lainnya.

Keberhasilan program ini tidak lepas dari dedikasi Ach. Al-Ghifari selaku koordinator kegiatan. Sebagai mahasiswa yang berasal dari program studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Universitas Annuqayah, ia mengerahkan seluruh kompetensi keilmuannya dan inovasi metode pembelajaran untuk menghadirkan kelas yang interaktif.

“Alhamdulillah, semangat belajar siswa MTs dan SMK Anwaruddin sangat luar biasa. Sebagai mahasiswa PBA, saya berusaha mengerahkan seluruh kemampuan dan metode pembelajaran interaktif agar bahasa Arab tidak lagi dianggap sebagai materi yang sulit, melainkan bahasa yang asyik, aplikatif, dan menyenangkan untuk dipraktikkan,” ungkap Al-Ghifari.

Lebih lanjut, Al-Ghifari berharap program yang telah berjalan selama masa KKN ini dapat merubah stigma sulitnya belajar bahasa Arab di kalangan siswa. Ia juga menaruh harapan besar agar bekal mufrodat dan muhadatsah yang telah dikuasai oleh para peserta didik dapat menjadi fondasi awal bagi mereka untuk terus mendalami bahasa Arab secara mandiri di kemudian hari.