Sumenep – Komitmen memperkuat hubungan antara alumni dan almamater kembali ditunjukkan Ikatan Alumni (IKA) SMAN 1 Kalianget melalui rehabilitasi dan pengembangan Mushollah Nurul Yaqin. Pembangunan diawali dengan prosesi peletakan batu pertama yang berlangsung di lingkungan sekolah dan dihadiri unsur sekolah, alumni, serta komite sekolah.
Kegiatan tersebut menjadi simbol dimulainya pembangunan mushollah yang diharapkan mampu memberikan fasilitas ibadah yang lebih layak dan nyaman bagi seluruh warga sekolah. Selain itu, kolaborasi ini juga menjadi bentuk nyata kepedulian alumni terhadap perkembangan almamater.
Kepala SMAN 1 Kalianget, Anik Rekno Winarni, menyampaikan apresiasi kepada para alumni yang terus menunjukkan perhatian terhadap sekolah. Menurutnya, pembangunan mushollah bukan hanya menghadirkan bangunan baru, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter dan nilai-nilai spiritual peserta didik.
“Keberadaan mushollah yang lebih representatif nantinya diharapkan menjadi pusat pembinaan karakter, spiritual, dan akhlak siswa. Terima kasih kepada seluruh alumni yang telah memberikan dukungan bagi kemajuan sekolah,” ujarnya, Rabu (29/7/2026).
Koordinator Perencana Pembangunan, Mohammad Harun, alumni angkatan 1993, mengatakan rehabilitasi dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan warga sekolah saat ini maupun di masa mendatang. Selain memperbaiki kondisi bangunan, mushollah juga dirancang agar mampu menampung lebih banyak jemaah dan memberikan kenyamanan saat digunakan untuk kegiatan keagamaan.
Ia menilai pembangunan tersebut merupakan bentuk rasa memiliki alumni terhadap almamater. Karena itu, pihaknya mengajak seluruh alumni lintas angkatan untuk terus berpartisipasi hingga proses pembangunan selesai.
Sementara itu, Ketua IKA SMAN 1 Kalianget, Achmad Basri, alumni angkatan 1987, menegaskan bahwa seluruh biaya pembangunan berasal dari swadaya alumni, guru SMAN 1 Kalianget, serta donatur masyarakat yang memberikan bantuan secara sukarela tanpa ikatan.
Menurutnya, alumni memiliki tanggung jawab moral untuk terus memberikan kontribusi bagi sekolah, salah satunya melalui penyediaan fasilitas yang dapat dimanfaatkan oleh generasi penerus.
Prosesi peletakan batu pertama dilakukan secara simbolis oleh perwakilan sekolah bersama pengurus IKA SMAN 1 Kalianget dan perwakilan alumni. Suasana kebersamaan dan semangat gotong royong mewarnai dimulainya pembangunan yang diharapkan selesai sesuai rencana.
Melalui rehabilitasi Mushollah Nurul Yaqin, pihak sekolah dan IKA SMAN 1 Kalianget berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus berlanjut dalam berbagai program pengembangan sekolah, sehingga hubungan alumni dan almamater tetap terjaga sekaligus memberikan manfaat bagi dunia pendidikan.









