Antisipasi Membludaknya Peserta, Puluhan Posko Kesehatan Berdiri di Jombang

Berita181 Dilihat

Jombang – Puluhan posko kesehatan disiapkan untuk mendukung pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang. Fasilitas tersebut akan memberikan layanan medis selama 24 jam bagi muktamirin maupun warga yang menghadiri rangkaian kegiatan.

Kesiapan layanan kesehatan terlihat di sejumlah jalur menuju lokasi utama Muktamar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas. Salah satunya berada di kawasan setelah pintu keluar Tol Jombang.

Sejumlah tenda kesehatan didirikan oleh berbagai unsur, mulai dari masyarakat, organisasi kemasyarakatan hingga partai politik. Keberadaan posko tersebut menjadi bagian dari dukungan masyarakat terhadap pelaksanaan Muktamar yang diperkirakan dihadiri puluhan ribu orang.

Koordinator Kesehatan Panitia Muktamar ke-35 NU, HM Zulfikar As’ad atau Gus Ufik, mengatakan tenaga medis telah dipersiapkan untuk memberikan penanganan cepat apabila peserta membutuhkan pertolongan.

“Tim kesehatan siaga 24 jam penuh. Di setiap titik selalu ada dokter, perawat, dan unit ambulans yang siap memberikan layanan cepat respons untuk para muktamirin serta penggembira Muktamar,” kata Gus Ufik di Jombang, Selasa (25/8/2026).

Gus Ufik yang juga Rektor Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum (Unipdu) mengatakan, keterlibatan berbagai pihak dalam membuka layanan kesehatan gratis menunjukkan tingginya kepedulian masyarakat terhadap para peserta Muktamar.

Untuk memperluas jangkauan pelayanan, Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) bersama jaringan Rumah Sakit NU (RSNU) menempatkan sedikitnya 10 titik layanan medis primer.

Posko tersebut tersebar di sejumlah lokasi strategis, termasuk stasiun, bandara, dan rest area yang menjadi titik kedatangan maupun persinggahan peserta.

Khusus di kompleks Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas sebagai lokasi utama Muktamar, panitia menyiagakan tiga posko kesehatan utama.

Ketiga posko tersebut beroperasi nonstop dengan dukungan tenaga medis profesional yang bekerja secara bergiliran. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan kesehatan peserta dapat ditangani selama pelaksanaan forum tertinggi NU tersebut.

Dengan kesiapan fasilitas dan personel medis di berbagai titik, panitia berharap pelaksanaan Muktamar ke-35 NU dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif.