Bromo Sky Bridge Hadirkan Sensasi Baru Menikmati Keindahan Gunung Bromo

Berita308 Dilihat

Probolinggo – Kawasan Seruni Point, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, kini memiliki daya tarik wisata baru melalui kehadiran Bromo Sky Bridge, sebuah jembatan kaca yang menawarkan pengalaman menikmati panorama Gunung Bromo dari ketinggian.

Jembatan kaca sepanjang 120 meter tersebut membentang di atas jurang sedalam sekitar 83 meter. Dari lokasi ini, wisatawan dapat menyaksikan panorama Gunung Bromo, Gunung Batok, hingga Gunung Semeru dalam satu hamparan pemandangan di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Selain wahana jembatan kaca, kawasan wisata ini juga dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, seperti Bromo Sky Cafe yang memiliki tiga lantai dengan panorama langsung menghadap kawasan Bromo, area bersantai Kopi Dewa 19, area parkir luas, toilet, serta masjid yang telah digunakan untuk pelaksanaan Salat Jumat perdana pada 3 Juli 2026.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Probolinggo, Heri Mulyadi, mengatakan kehadiran Bromo Sky Bridge menjadi strategi untuk memperkuat daya tarik wisata Kabupaten Probolinggo.

Menurutnya, selama ini wisatawan datang untuk menikmati matahari terbit dan panorama Gunung Bromo. Dengan adanya jembatan kaca beserta fasilitas pendukung, wisatawan kini memiliki pilihan aktivitas yang lebih beragam sehingga diharapkan dapat meningkatkan lama tinggal pengunjung sekaligus memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat.

Sementara itu, General Manager Bromo Sky Bridge, Bambang Heriwahjudi, menyampaikan bahwa pengelola akan terus mengembangkan kawasan tersebut dengan menghadirkan berbagai kegiatan wisata dan kolaborasi.

Dalam waktu dekat, pengelola tengah menyiapkan konsep Bromo Sky Fashion Summit serta menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk penyelenggara Jazz Gunung, Artotel, dan sejumlah komunitas. Agenda yang direncanakan antara lain lomba bartender, trail run, hingga kegiatan motor trail bersama Komunitas PRABU Probolinggo.

Ia menegaskan, pengembangan fasilitas akan terus dilakukan dengan tetap mengutamakan aspek keamanan agar wisatawan merasa nyaman dan memperoleh pengalaman berwisata yang berkesan.

Bromo Sky Bridge dibuka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 18.00 WIB. Tarif masuk wahana jembatan kaca ditetapkan sebesar Rp55.000 untuk wisatawan domestik dan Rp110.000 bagi wisatawan mancanegara.

Salah seorang wisatawan asal Surabaya, Ibu Bambang Tejo, mengaku terkesan dengan pengalaman berjalan di atas jembatan kaca. Menurutnya, panorama pegunungan yang disuguhkan membuat rasa khawatir saat pertama kali melintas di atas jembatan langsung hilang.

Dengan perpaduan panorama alam, wahana ikonik, fasilitas modern, serta rencana berbagai kegiatan kolaboratif, Bromo Sky Bridge diharapkan menjadi salah satu destinasi unggulan baru yang semakin memperkuat posisi Kabupaten Probolinggo sebagai tujuan wisata nasional.