Geger Pagi Hari, Mayat Perempuan Ditemukan Terbakar di Tegalan Batang-Batang

Berita155 Dilihat

Sumenep – Niat mencari rumput pada Jumat pagi (28/8/2026) berubah menjadi pengalaman mengejutkan bagi seorang warga Desa Batang-Batang Daya, Kecamatan Batang-Batang, Sumenep.

Saat berada di area tegalan di Dusun Taroman sekitar pukul 08.00 WIB, warga bernama Busahna mencium bau menyengat dari sekitar lokasi. Ia kemudian mencari sumber bau tersebut.

Tak disangka, di arah timur tegalan, Busahna melihat sesosok tubuh dalam kondisi terbakar.

Temuan itu membuat Busahna meminta bantuan warga sekitar. Nor Salam yang datang ke lokasi kemudian ikut melakukan pengecekan. Dari identifikasi awal, sosok tersebut diketahui merupakan Suhaena (70), warga Dusun Karangkeng, Desa Nyabakan Barat, Kecamatan Batang-Batang.

Informasi penemuan tersebut selanjutnya dilaporkan kepada kepolisian. Petugas Polsek Batang-Batang langsung mendatangi lokasi dan memasang garis polisi untuk mengamankan area.

Tim Identifikasi Polresta Sumenep kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sejumlah saksi dimintai keterangan, sementara kondisi lokasi didokumentasikan sebagai bagian dari proses penanganan.

Jenazah Suhaena selanjutnya dievakuasi oleh petugas Puskesmas Batang-Batang dan dibawa ke rumah duka di Desa Nyabakan Barat.

Dari keterangan keluarga, korban selama ini diketahui mengalami gangguan kejiwaan dan pikun. Korban juga disebut memiliki kebiasaan merokok serta membakar sampah maupun tumpukan kayu.

Keluarga menyampaikan penolakan terhadap tindakan autopsi, baik pemeriksaan luar maupun dalam, yang dituangkan melalui surat pernyataan.

Pihak keluarga menduga korban mengalami kecelakaan hingga akhirnya meninggal dunia dalam kondisi terbakar. Namun, dugaan tersebut masih merupakan keterangan awal dari keluarga.

Kepolisian tetap melakukan sejumlah langkah penanganan, mulai dari olah TKP, pemeriksaan saksi, pendataan, dokumentasi hingga koordinasi dengan keluarga. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh informasi mengenai kejadian dapat dihimpun sesuai prosedur.

Kapolresta Sumenep Kombes Pol. Ariek Indra Sentanu, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Batang-Batang AKP Ratman Desianto, S.H., M.H., membenarkan adanya penanganan kejadian tersebut.

“Petugas telah mendatangi TKP, melakukan pengamanan dan olah TKP bersama Tim Identifikasi Polresta Sumenep serta meminta keterangan dari saksi dan pihak keluarga. Penanganan dilakukan sesuai prosedur,” ujarnya.

Polresta Sumenep meminta masyarakat tidak membuat kesimpulan sendiri mengenai penyebab kejadian. Setiap informasi yang diketahui warga diharapkan disampaikan kepada kepolisian untuk membantu proses penanganan.

Hingga saat ini, polisi masih melakukan pendataan dan pengumpulan informasi terkait penemuan mayat tersebut.