KKP Gelar Bulan Bakti di Banyuwangi, Dorong UMKM Olahan Hasil Laut Naik Kelas

Berita85 Dilihat

Banyuwangi – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggelar kegiatan Bulan Bakti dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 di Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), Kelurahan Lateng, Kabupaten Banyuwangi, Rabu (4/11/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program nasional yang dilaksanakan secara serentak di 27 Kampung Nelayan Merah Putih di berbagai wilayah Indonesia. Beragam agenda pemberdayaan masyarakat pesisir digelar, mulai dari pelatihan diversifikasi produk olahan ikan, bazar UMKM, hingga pelayanan perizinan dan sertifikasi usaha perikanan.

Di Banyuwangi, kegiatan ini turut menampilkan puluhan UMKM binaan Dinas Perikanan setempat dan KKP yang memamerkan berbagai produk inovasi berbahan dasar hasil laut.

Sejumlah produk yang ditawarkan di antaranya snack pipi udang, kremes udang, abon lemuru, rempeyek dendeng lemuru, dendeng lemuru kering, kerupuk tulang ikan lemuru, hingga bagiak ikan.

Kepala Pusat Standardisasi dan Sertifikasi Sumber Daya Manusia KKP, Anastasia Rita Tisiana Dwi Kuswardani, mengatakan Bulan Bakti menjadi momentum untuk memperkuat pemberdayaan masyarakat pesisir sekaligus meningkatkan kapasitas pelaku usaha perikanan.

“Kita sudah mengawali dengan bersih pantai, pemeriksaan kesehatan gratis. Dilengkapi gerai pelayanan perizinan, pemanfaatan ruang laut, dan sertifikasi juga kami hadirkan. Kegiatan kita juga ada pemberian bantuan, selain bazar produk-produk hasil pelatihan,” ujar Anastasia.

Selain kegiatan pemberdayaan, KKP juga menyalurkan ribuan benih ikan, sarana pengawasan, serta sertifikat hasil berbagai pelatihan kepada kelompok nelayan dan kelompok pengolah serta pemasar hasil perikanan.

Anastasia menjelaskan, pelaksanaan Bulan Bakti di KNMP Banyuwangi memiliki konsep tematik yang menitikberatkan pada pengembangan wisata kuliner berbasis hasil laut. Konsep tersebut dipilih karena Banyuwangi dinilai memiliki potensi kuliner perikanan yang cukup besar.

“Di Banyuwangi ini memang lebih tematik, yaitu wisata kuliner. Kami melihat banyak orang datang ke sini untuk menikmati kuliner-kuliner yang ada,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono menyampaikan apresiasi atas dukungan KKP dalam memperkuat kapasitas nelayan dan pelaku usaha sektor perikanan di daerahnya.

Menurutnya, bantuan sarana dan berbagai program pelatihan yang diberikan diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, memperluas peluang usaha, serta mendorong kesejahteraan masyarakat pesisir.

“Kami harap pendampingan dan penguatan kapasitas tersebut mampu meningkatkan semangat nelayan, pelaku UMKM, hingga eksportir dalam mengembangkan usaha dan kesejahteraan masyarakat pesisir,” tutur Mujiono.

Mujiono menambahkan, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi juga berencana memperluas pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih ke kawasan Brak Kalimoro, Kecamatan Muncar.

Selain menyiapkan pengembangan lokasi baru, Pemkab Banyuwangi akan mengusulkan penambahan sejumlah fasilitas penunjang di KNMP Kelurahan Lateng agar aktivitas nelayan dan pengolahan hasil laut semakin optimal.

“Ke depan kami akan mengajukan lagi kebutuhan yang masih kurang di sini, terutama cold storage. Kemudian depo BBM juga belum ada,” kata Mujiono.

Penguatan fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung aktivitas perikanan, menjaga kualitas hasil tangkapan, serta meningkatkan nilai tambah produk olahan laut yang dihasilkan masyarakat pesisir Banyuwangi.