Menkes Resmikan Oasis Wangi, Layanan Konsultasi Kesehatan via WhatsApp 24 Jam di Banyuwangi

Nasional132 Dilihat

Banyuwangi – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meresmikan layanan konsultasi kesehatan berbasis WhatsApp selama 24 jam bertajuk Oasis Wangi (Online Akses Solusi Indonesia Sehat dari Banyuwangi) di Banyuwangi, Sabtu (18/7/2026). Program yang digagas Pemerintah Kabupaten Banyuwangi bekerja sama dengan Noora Health itu diharapkan memperluas akses masyarakat terhadap layanan konsultasi kesehatan secara cepat dan mudah.

Dalam peresmian tersebut, Menkes Budi mengapresiasi inovasi digital yang dikembangkan Pemkab Banyuwangi. Menurutnya, pemanfaatan teknologi menjadi langkah strategis untuk memperkuat upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan.

“Digitalisasi yang dilakukan di Banyuwangi ini luar biasa. Ini merupakan langkah cerdas untuk melakukan tindakan preventif dalam menjaga kesehatan masyarakat,” ujar Budi.

Ia menilai tidak banyak daerah yang memiliki komitmen menghadirkan inovasi pelayanan publik di sektor kesehatan seperti Banyuwangi. Karena itu, dukungan kepala daerah dinilai menjadi faktor penting dalam mempercepat transformasi layanan kesehatan.

“Kita perlu kepala daerah seperti Bupati Ipuk ini untuk bisa mempercepat layanan seperti ini ke seluruh Indonesia,” katanya.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menjelaskan, Oasis Wangi merupakan pengembangan dari kerja sama Pemkab Banyuwangi dengan Noora Health yang telah berjalan sejak tahun lalu melalui pelatihan pendamping kesehatan keluarga.

Menurutnya, layanan pendampingan sebelumnya masih terbatas pada jam kerja sehingga diperlukan inovasi agar masyarakat dapat mengakses konsultasi kesehatan kapan saja.

“Awalnya, kami bekerja sama dengan Noora Health untuk pelatihan pendamping kesehatan keluarga. Pendampingan ini terbatas jam kerja. Kami ingin program pendampingan ini bisa lebih mudah diakses dan tak terbatas waktu kerja,” ujar Ipuk.

Melalui Oasis Wangi, masyarakat Banyuwangi maupun keluarga pasien dapat berkonsultasi langsung dengan tenaga kesehatan melalui aplikasi WhatsApp selama 24 jam.

“Cukup melalui WhatsApp, warga bisa menanyakan berbagai informasi kesehatan secara realtime. Juga bisa menerima tips dan edukasi kesehatan secara reguler,” jelasnya.

Sementara itu, Co-Founder dan Co-CEO Noora Health, dr. Shahed Alam, menyambut baik peluncuran layanan tersebut. Ia mengatakan kolaborasi dengan Banyuwangi menjadi bagian dari upaya Noora Health untuk memperluas dampak positif di sektor kesehatan.

“Kami ingin turut memberikan dampak pada kesehatan global. Kali ini kami memulai di Banyuwangi dari sebuah ide kecil, tapi berdampak besar,” kata Shahed.

Noora Health diketahui telah menjalin kerja sama dengan sedikitnya 14 kabupaten/kota di Indonesia. Banyuwangi menjadi salah satu daerah yang mengembangkan kolaborasi tersebut melalui inovasi layanan digital berbasis WhatsApp yang memberikan akses konsultasi kesehatan selama 24 jam bagi masyarakat.