Seskab Teddy: 2.500 Jembatan Gantung Ditargetkan Rampung Agustus 2026

Berita477 Dilihat

Jakarta – Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengungkapkan progres pembangunan jembatan gantung di berbagai wilayah Indonesia yang menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat konektivitas hingga ke daerah terpencil.

Melalui unggahan video di akun media sosialnya pada Minggu (21/6/2026), Teddy menyampaikan bahwa pembangunan jembatan gantung merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah, TNI Angkatan Darat, dan masyarakat setempat.

Menurut Teddy, pembangunan jembatan tidak hanya menghadirkan infrastruktur fisik, tetapi juga membuka akses dan peluang baru bagi masyarakat yang selama ini terhambat kondisi geografis.

“Di banyak wilayah yang selama puluhan tahun terpisahkan oleh sungai, kehadiran sebuah jembatan dapat mengubah kehidupan masyarakat. Melalui program pembangunan jembatan gantung, Presiden Prabowo mendorong konektivitas yang lebih cepat, lebih aman, dan lebih merata hingga ke pelosok Indonesia,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pembangunan jembatan terus dipercepat melalui sinergi berbagai pihak guna menghubungkan wilayah-wilayah yang selama bertahun-tahun sulit dijangkau akibat medan berat dan keterbatasan akses transportasi.

Pemerintah menargetkan sebanyak 2.500 jembatan gantung selesai dibangun pada Agustus 2026. Selanjutnya, pembangunan akan terus dilanjutkan hingga mencapai target 5.000 jembatan pada akhir tahun 2026.

Teddy menilai keberadaan jembatan gantung memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan mobilitas warga serta mempermudah akses terhadap layanan pendidikan, kesehatan, dan fasilitas publik lainnya.

“Dengan hadirnya jembatan gantung, anak-anak tidak lagi harus menyeberangi sungai untuk bersekolah, dan masyarakat dapat mengakses berbagai fasilitas publik dengan lebih mudah dan aman,” katanya.

Lebih lanjut, Teddy menegaskan bahwa bagi masyarakat di daerah terpencil, khususnya anak-anak sekolah, jembatan memiliki arti yang lebih luas daripada sekadar sarana penghubung antarwilayah.

“Bagi anak-anak yang harus berangkat sekolah setiap hari, jembatan bukan hanya penghubung dua tepi sungai. Jembatan adalah penghubung menuju masa depan,” tuturnya.