SMKN 1 Kalianget Perkuat Manajemen Bengkel dan Budaya Kerja Industri

Berita195 Dilihat

Sumenep – SMK Negeri 1 Kalianget, Sumenep, Jawa Timur, memperkuat manajemen bengkel produktif dan budaya kerja industri melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Program Keahlian Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPIB) dan Desain Komunikasi Visual (DKV), Kamis (10/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di ruang meeting SMKN 1 Kalianget tersebut diikuti wakil kepala sekolah, kepala program keahlian, kepala bengkel, guru produktif, toolman, serta siswa dari program keahlian DPIB dan DKV.

FGD menghadirkan dua narasumber dari unsur perguruan tinggi dan dunia usaha, yakni Dr. Moh. Harun, ST., MT., dari Universitas Wiraraja Sumenep dan Akhmad Fauzi, S.Pd., dari Percetakan Dia Warna.

Sejumlah materi menjadi fokus pembahasan dalam kegiatan tersebut, mulai dari penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), sikap kerja, peningkatan kinerja, standar minimum pengelolaan bengkel hingga kualitas produksi.

Para peserta juga terlibat dalam diskusi mengenai penerapan budaya kerja industri di lingkungan sekolah. Berbagai pengalaman, kendala, serta masukan terkait pengelolaan bengkel dan pembelajaran produktif turut dibahas dalam forum tersebut.

Penguatan budaya kerja dinilai tidak hanya berkaitan dengan kemampuan teknis siswa, tetapi juga menyangkut kedisiplinan, tanggung jawab, keselamatan kerja, ketelitian, serta kemampuan menjaga kualitas hasil pekerjaan.

Usai FGD, kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke bengkel produktif DPIB dan DKV. Dalam kunjungan tersebut, narasumber bersama peserta melihat langsung kondisi fasilitas, proses pembelajaran, serta potensi pengembangan bengkel agar semakin relevan dengan kebutuhan dunia industri.

Melalui kegiatan tersebut, SMKN 1 Kalianget mendorong penguatan keterkaitan antara proses pembelajaran di sekolah dan kebutuhan dunia kerja. Langkah itu diharapkan dapat mendukung terciptanya lulusan yang kompeten, disiplin, produktif, dan memiliki kesiapan menghadapi dunia industri.