Warga Lenteng Geger, Jenazah Pria 65 Tahun Ditemukan Mengapung di Sumur

Berita331 Dilihat

Sumenep – Warga Dusun Bindung II, Desa Lenteng Barat, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, dikejutkan dengan penemuan sesosok jenazah di dalam sumur pada Rabu (1/7/2026) sekitar pukul 07.00 WIB. Korban diketahui bernama SA’ENA (65), seorang petani asal Dusun Darusa Barat, Desa Ellak Laok, Kecamatan Lenteng.

Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melalui Kapolsek Lenteng Iptu Widianto mengatakan, korban sebelumnya dilaporkan hilang sejak Senin (29/6/2026). Keluarga bersama warga telah melakukan pencarian, namun keberadaannya tidak ditemukan.

Jenazah korban baru diketahui setelah warga mencurigai kondisi air di salah satu sumur yang berubah keruh. Saat dilakukan pengecekan menggunakan senter, warga melihat tubuh korban mengapung di dalam sumur dan segera melaporkan temuan tersebut kepada aparat melalui layanan darurat SilaPor 112.

Mendapat laporan itu, tim gabungan yang terdiri dari Basarnas Kabupaten Sumenep, Polsek Lenteng, Satreskrim Polres Sumenep, Unit Identifikasi Polres Sumenep, Samapta Polres Sumenep, serta petugas Puskesmas Lenteng langsung mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi.

Setelah berhasil dievakuasi, identitas korban dipastikan sebagai SA’ENA yang sebelumnya dilaporkan hilang. Jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga.

Menurut Iptu Widianto, keluarga korban menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan pemeriksaan medis maupun autopsi. Penolakan itu dituangkan dalam surat pernyataan resmi yang menyebutkan bahwa keluarga menganggap kejadian tersebut sebagai kecelakaan dan takdir dari Tuhan Yang Maha Esa.

Meski demikian, kepolisian tetap melakukan serangkaian penyelidikan dengan menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi-saksi, serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan tidak ada unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut.

Kapolsek Lenteng juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Ia meminta warga segera melaporkan setiap kejadian darurat kepada kepolisian atau layanan resmi agar dapat segera ditangani.