79 CPNS Banyuwangi Resmi Jadi PNS, 17 Di Antaranya Tenaga Kesehatan

Berita265 Dilihat

Banyuwangi – Sebanyak 79 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Banyuwangi resmi diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Dari jumlah tersebut, 17 orang merupakan tenaga kesehatan, termasuk tiga dokter spesialis.

Penyerahan Surat Keputusan (SK) pengangkatan dilakukan oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Ruang Rempeg Jogopati, Rabu (12/8/2026).

Dari 17 tenaga kesehatan yang menerima SK, terdiri atas tiga dokter spesialis, tujuh dokter umum, dua tenaga fungsional kesehatan, dan tujuh apoteker.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan, sektor kesehatan menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah. Salah satu upaya yang dilakukan adalah meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan melalui program PAS (Puskesmas Asuhan Spesialistik), yang menghadirkan dokter spesialis untuk memberikan pembinaan di puskesmas.

“Dengan adanya tambahan tenaga dokter spesialis dan dokter umum serta tenaga kesehatan lainnya ini, bisa memperkuat pelayanan kesehatan pada masyarakat,” ujar Ipuk.

Ia mengingatkan para PNS baru agar tidak menjadikan status kepegawaian hanya sebagai jaminan masa depan pribadi. Menurutnya, menjadi PNS juga berarti memiliki tanggung jawab untuk memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan yang baik.

“Jangan hanya berpikir untuk diri sendiri bahwa mau menjadi PNS karena masa depannya lebih terjamin. Tapi menjadi PNS itu harus bisa menjamin bahwa masyarakat terlayani, dan menyelesaikan berbagai tantangan yang ada di daerah,” katanya.

Ipuk juga meminta para PNS baru untuk mampu beradaptasi dengan perubahan serta memanfaatkan teknologi dalam menjalankan tugas.

“PNS harus lebih adaptif terhadap perubahan. Manfaatkan teknologi untuk mempermudah pekerjaan, namun jangan sampai ketergantungan. Terus belajar, dan jangan malas meng-upgrade diri,” tuturnya.

Ia menambahkan, tuntutan masyarakat terhadap pelayanan publik yang cepat, tepat, dan berkualitas terus meningkat. Karena itu, aparatur sipil negara dituntut untuk terus mengembangkan kreativitas dan inovasi.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Banyuwangi Ilzam Nuzuli menjelaskan, 79 PNS yang menerima SK tersebut terdiri atas tiga dokter spesialis, tujuh dokter umum, dua fungsional kesehatan, tujuh apoteker, enam auditor, dan 54 tenaga fungsional teknis lainnya.

Para PNS tersebut merupakan CPNS formasi tahun 2024. Dari total 81 peserta yang dinyatakan lolos seleksi, sebanyak 79 orang telah mengikuti dan dinyatakan lulus pendidikan dan pelatihan dasar (latsar) yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Dengan kelulusan tersebut, 79 CPNS berhak menerima SK pengangkatan sebagai PNS dari Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.