Surabaya – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda mengimbau masyarakat di Jawa Timur untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan disertai petir yang diprakirakan terjadi pada Selasa (23/6/2026), mulai pagi hingga sore hari.
Prakirawan BMKG Juanda menyebutkan, cuaca di sejumlah wilayah Jawa Timur pada pagi hari umumnya cerah. Namun, kondisi tersebut berpotensi disertai hujan petir yang dapat terjadi di beberapa daerah.
Memasuki siang hingga sore hari, cuaca diprakirakan cerah berawan dengan peluang hujan petir yang masih cukup tinggi. Sementara pada malam hingga dini hari, kondisi cuaca cenderung lebih stabil dengan langit cerah dan hanya berpotensi terjadi hujan ringan.
Prakiraan tersebut sejalan dengan peringatan dini cuaca ekstrem yang sebelumnya dikeluarkan BMKG untuk periode 22 hingga 24 Juni 2026. Masyarakat diminta mewaspadai kemungkinan dampak cuaca buruk seperti genangan air, banjir lokal, hingga angin kencang.
BMKG mencatat suhu udara di Jawa Timur hari ini berkisar antara 14 hingga 33 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan udara mencapai 51 hingga 100 persen. Angin bertiup dari arah timur laut dengan kecepatan antara 5 hingga 33 kilometer per jam.
Sementara itu, BMKG Maritim juga mengeluarkan prakiraan kondisi perairan Jawa Timur yang berlaku selama 24 jam mulai pukul 07.00 WIB. Secara umum, wilayah Laut Jawa bagian timur, Selat Madura, dan Perairan Selatan Jawa Timur diprakirakan cerah berawan dengan kecepatan angin mencapai 48 hingga 54 kilometer per jam.
Ketinggian gelombang di Selat Madura diperkirakan berada pada kisaran 0,5 hingga 1,4 meter. Adapun di Laut Jawa bagian timur gelombang mencapai 0,8 hingga 1,6 meter, sedangkan di Perairan Selatan Jawa Timur berkisar antara 0,8 hingga 2,4 meter.
BMKG mengimbau nelayan dan pengguna jasa transportasi laut, khususnya yang beraktivitas di wilayah perairan selatan Jawa Timur, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gelombang yang lebih tinggi serta perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu.






