Baznas Sumenep Salurkan Bantuan RTLH hingga Pulau Pagerungan, Dua Warga Terima Manfaat

Berita326 Dilihat

Sumenep – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sumenep kembali menyalurkan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada warga di wilayah kepulauan. Kali ini, bantuan diberikan kepada dua warga Desa Pagerungan Kecil, Kecamatan Sapeken, Selasa (14/7/2026).

Untuk menjangkau lokasi, rombongan Baznas menempuh perjalanan menggunakan pesawat perintis menuju Pulau Pagerungan Besar, kemudian melanjutkan perjalanan dengan perahu menuju Pulau Pagerungan Kecil.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Ketua Baznas Kabupaten Sumenep Ahmad Rahman didampingi Camat Sapeken Hamka dan Kepala Desa Pagerungan Kecil Halilurrahman.

Dua penerima bantuan tersebut adalah Rupaida (43), warga Dusun Tanjung Pagar RT 08/RW 02, serta Hasik (76), warga Dusun Bondak RT 008/RW 002, Desa Pagerungan Kecil.

Ketua Baznas Kabupaten Sumenep Ahmad Rahman mengatakan, penyaluran bantuan hingga wilayah kepulauan merupakan bagian dari komitmen Baznas agar manfaat zakat dapat dirasakan masyarakat tanpa memandang kondisi geografis.

“Jarak yang jauh bukan menjadi penghalang bagi kami untuk hadir membantu masyarakat yang membutuhkan. Kami ingin memastikan warga di wilayah kepulauan juga memperoleh hak yang sama atas program-program Baznas,” katanya.

Sementara itu, Camat Sapeken Hamka berharap bantuan RTLH tersebut mampu meningkatkan kualitas hidup para penerima manfaat dengan menghadirkan tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman.

“Semoga bantuan ini dapat memberikan ketenangan bagi penerima sehingga mereka bisa menempati rumah yang lebih layak,” ujarnya.

Kepala Desa Pagerungan Kecil Halilurrahman menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sumenep dan Baznas atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat di daerah kepulauan.

Ia memastikan pemerintah desa akan mengawal pelaksanaan pembangunan rumah bantuan agar sesuai harapan dan benar-benar layak dihuni.

Berdasarkan hasil pendataan, rumah milik Hasik saat ini dalam kondisi memprihatinkan karena bangunannya telah miring dan harus disangga menggunakan kayu agar tidak roboh. Sementara rumah Rupaida berukuran kecil dan belum memiliki sambungan listrik sendiri sehingga selama ini masih bergantung pada aliran listrik dari rumah tetangga.

Melalui program RTLH, Baznas Kabupaten Sumenep terus memperluas jangkauan pelayanan sosial hingga wilayah kepulauan terluar sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat kurang mampu di seluruh Kabupaten Sumenep.