Pemkab Banyuwangi dan ITB Perkuat Kolaborasi Riset di Berbagai Sektor

Berita251 Dilihat

Banyuwangi – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi bersama Institut Teknologi Bandung (ITB) memperluas kerja sama di bidang pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat untuk mengembangkan berbagai potensi daerah.

Rencana penguatan kolaborasi tersebut dibahas dalam pertemuan Dekan Sekolah Pascasarjana Ilmu dan Teknologi Multidisiplin (SPITM) ITB Prof. Ir. Wahyu Srigutomo bersama Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Pendopo Sabha Swagatha Blambangan, Jumat (21/8/2026).

Prof Wahyu hadir bersama jajaran dekanat SPITM ITB. Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas pengembangan kerja sama yang selama ini telah berjalan, termasuk dukungan ITB dalam pengembangan Geopark Ijen.

Ke depan, kolaborasi akan diarahkan ke sejumlah sektor strategis, antara lain pertanian dan pariwisata. Pengembangan tersebut akan mengedepankan pendekatan berbasis riset, teknologi, dan inovasi.

“Sinergi antara ITB dan Pemkab Banyuwangi sebenarnya telah berlangsung cukup lama. Salah satunya dukungan ITB dalam pengembangan Geopark Ijen. Kehadiran kami ini untuk memperluas sinergi agar semakin kuat,” kata Prof Wahyu.

Menurut dia, Banyuwangi memiliki potensi besar untuk dikembangkan melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi. Kekayaan geologi, bentang alam, serta keberagaman budaya masyarakat dinilai dapat menjadi objek riset dan pengembangan inovasi.

Prof Wahyu menyebut Banyuwangi juga berpotensi menjadi living laboratory bagi mahasiswa dan dosen ITB. Berbagai penelitian yang dilakukan di lapangan diharapkan sekaligus dapat memberikan solusi terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat dan pemerintah daerah.

“Banyuwangi dengan kekhasan geologi dan kulturnya, sedangkan kami di ITB memiliki teknologi, inovasi serta para peneliti. Ini bisa dikolaborasikan sehingga bisa saling menguatkan,” ujarnya.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyambut baik rencana perluasan kerja sama tersebut. Ia mengapresiasi kontribusi ITB dalam pengembangan Geopark Ijen dan berharap kemitraan dapat diperluas ke sektor lainnya.

Ipuk menilai perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah daerah menyusun kebijakan dan solusi berdasarkan ilmu pengetahuan.

“Kami sangat terbuka untuk berkolaborasi dengan kampus-kampus, termasuk ITB. Banyak potensi yang bisa kita gali dan kembangkan bersama,” ujar Ipuk.

Ia berharap kerja sama tersebut tidak berhenti pada riset, tetapi dapat menghasilkan program konkret yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Banyuwangi.