Rangkaian BEC 2026, Banyuwangi Siapkan Enam Event untuk Wisatawan

Berita343 Dilihat

Banyuwangi – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menyiapkan enam agenda wisata dan ekonomi kreatif dalam rangkaian Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) 2026 yang akan berlangsung pada 16–19 Juli 2026. Sejumlah kegiatan tersebut diharapkan mampu menarik kunjungan wisatawan sekaligus mendorong promosi UMKM lokal.

Puncak acara BEC ke-13 akan digelar pada Sabtu (18/7/2026) mulai pukul 13.00 WIB. Karnaval budaya itu akan mengambil titik start di kawasan Taman Blambangan dan melintasi rute sekitar dua kilometer di jalan protokol Kota Banyuwangi.

Tahun ini, BEC mengusung tema “Perang Bayu”, yang mengangkat kisah perjuangan masyarakat Banyuwangi melawan kolonial Belanda pada abad ke-18. Tema tersebut akan ditampilkan melalui lima subtema yang merepresentasikan berbagai fragmen perjuangan dalam sejarah berdirinya Banyuwangi.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengatakan sebelum pelaksanaan BEC, masyarakat dapat mengikuti berbagai kegiatan dalam BEC Week, salah satunya Sekarkijang Creative Fest (SCF) yang berlangsung di Gedung Seni Budaya (Gesibu).

Selama 16–19 Juli, SCF menghadirkan Festival UMKM yang menampilkan produk unggulan dari Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso, Jember, dan Lumajang, mulai dari wastra, kerajinan hingga aneka kuliner.

Berbagai kegiatan pendukung juga digelar, di antaranya lomba desain motif batik, kompetisi menyanyi, lomba inovasi green campaign, workshop melukis, Kids Fashion Show, donor darah, serta pasar murah yang didukung Bank Indonesia.

Pada malam hari setelah pelaksanaan BEC, wisatawan juga dapat menyaksikan pertunjukan budaya Barong Battle di Agro Wisata Tamansuruh.

Sementara itu, Minggu (19/7/2026), rangkaian acara dilanjutkan dengan SCF Waqf Run 5K yang dipusatkan di Taman Blambangan. Di hari yang sama juga digelar Halal Chef Competition, talkshow Beyond Halal, edukasi perlindungan konsumen, dan lomba mewarnai.

Rangkaian BEC Week akan ditutup dengan Konser Musik BEC sekaligus pengumuman pemenang Best Costume BEC di Gedung Seni Budaya pada Minggu malam.

Ipuk mengapresiasi dukungan Bank Indonesia Jember yang selama ini aktif berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dalam pengembangan UMKM dan penyelenggaraan berbagai agenda daerah.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jember, Achmad, mengatakan sinergi dengan Pemkab Banyuwangi telah terjalin dalam berbagai program, termasuk memanfaatkan BEC sebagai sarana mempertemukan pelaku UMKM dengan pasar yang lebih luas sekaligus mendukung penyelenggaraan ajang budaya bertaraf internasional tersebut.