Sambut 1.000 Mahasiswa Baru, UNIBA Madura Dorong Generasi Muda Berani Berpikir dan Membawa Perubahan

Berita283 Dilihat

Sumenep — Sekitar 1.000 mahasiswa baru Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura mengikuti Pra-Ospek sebagai bagian dari tahapan awal memasuki kehidupan kampus, Sabtu (15/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi pintu masuk bagi mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan akademik, kultur kampus, serta berbagai dinamika yang akan mereka hadapi selama menempuh pendidikan di UNIBA Madura.

Suasana penyambutan mahasiswa baru tidak hanya diisi dengan agenda pengenalan kampus. Pra-Ospek juga menjadi momentum untuk menanamkan kesadaran bahwa kehidupan mahasiswa memiliki ruang yang lebih luas daripada sekadar aktivitas perkuliahan dan pencapaian akademik.

Wakil Presiden Mahasiswa (Wapresma) UNIBA Madura, Rafiqi, mengingatkan mahasiswa baru agar menjadikan kampus sebagai ruang untuk mengembangkan pola pikir, menguji gagasan, sekaligus memahami berbagai persoalan yang terjadi di masyarakat.

“Kampus adalah laboratorium pengetahuan. Sebagai insan akademis masa depan, mahasiswa bukan sekadar simbol perubahan, tetapi aktor yang mampu membaca persoalan, menguji gagasan, dan menghadirkan perubahan yang nyata,” kata Rafiqi.

Menurut dia, mahasiswa perlu membangun keberanian untuk bertanya, berdiskusi, dan menyampaikan gagasan. Sikap kritis tersebut dinilai penting agar mahasiswa tidak hanya menjadi penerima pengetahuan, tetapi juga mampu menghasilkan pemikiran yang memberi manfaat.

Pra-Ospek sekaligus menjadi kesempatan bagi mahasiswa baru untuk membangun relasi dan semangat kebersamaan sebelum menjalani aktivitas perkuliahan secara penuh.

Dengan dimulainya tahapan tersebut, mahasiswa baru UNIBA Madura diharapkan mampu menjadikan lingkungan kampus sebagai ruang tumbuh, baik secara intelektual maupun sosial.

Perjalanan mereka sebagai mahasiswa pun dimulai. Bukan semata untuk mengejar gelar, melainkan untuk membangun pengetahuan, keberanian berpikir, dan kontribusi nyata bagi perubahan di tengah masyarakat.