BEC 2026 Usung Heroisme Perang Bayu, Banyuwangi Angkat Sejarah Perlawanan Blambangan

Berita327 Dilihat

Banyuwangi – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi kembali menggelar Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) 2026 pada Sabtu, 18 Juli 2026. Tahun ini, karnaval budaya tersebut mengangkat tema “Perang Bayu: The Great War of Blambangan”, yang terinspirasi dari perjuangan masyarakat Blambangan melawan penjajahan VOC pada 1771–1772.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan BEC tidak hanya menjadi ajang parade kostum, tetapi juga menjadi media untuk memperkenalkan sejarah, budaya, dan identitas daerah melalui karya seni yang kreatif.

“BEC bukan sekadar karnaval kostum biasa, namun sebuah mahakarya seni yang berakar pada kearifan lokal. Setiap tema yang diangkat berasal dari seni, budaya, tradisi, sejarah hingga potensi alam Banyuwangi. Itulah yang menjadi ciri khas BEC,” ujar Ipuk, Selasa (7/7/2026).

Ratusan peserta akan menampilkan kostum etnik modern yang terinspirasi dari kisah heroik Perang Bayu. Penampilan mereka dibagi ke dalam lima subtema, yakni Pejuang Blambangan, Genderang Perang, VOC dan Sekutu, Situs Perang, serta Hasil Bumi, yang menggambarkan tokoh perjuangan, persenjataan tradisional, pasukan penjajah, lokasi pertempuran, hingga kekayaan alam Banyuwangi yang menjadi incaran kolonial.

Menurut Ipuk, kekayaan sejarah dan budaya lokal menjadi sumber inspirasi yang tidak pernah habis untuk dikembangkan menjadi karya kreatif.

“Inilah kekayaan tema lokal Banyuwangi yang tidak akan pernah habis digali. Semua akan divisualisasikan secara kreatif melalui rancangan kostum karnaval,” katanya.

BEC merupakan salah satu agenda unggulan dalam kalender Banyuwangi Festival 2026 dan telah masuk dalam program Kharisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata sejak 2022.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata Banyuwangi Hartono menjelaskan, parade akan dimulai dari Taman Blambangan pada pukul 13.00 WIB dan berakhir di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dengan menempuh rute sepanjang sekitar 2,5 kilometer.

“Para talent akan berjalan dari Taman Blambangan menuju garis finis di depan Kantor Pemkab Banyuwangi. Setiap tahun, BEC selalu menarik ribuan penonton dan memberikan dampak ekonomi bagi pelaku UMKM di sepanjang rute,” ujar Hartono.

Rangkaian BEC 2026 akan berlangsung selama tiga hari, mulai 17 hingga 19 Juli 2026. Kegiatan diawali dengan pameran UMKM pada 17 Juli, dilanjutkan Grand Carnival pada 18 Juli, dan ditutup dengan konser musik pada 19 Juli. Pada hari yang sama juga akan digelar ajang lari BI Run sebagai bagian dari rangkaian acara.

“Setelah menikmati BEC, wisatawan juga dapat mengikuti BI Run yang digelar pada Minggu pagi sebagai penutup rangkaian kegiatan,” kata Ipuk.